Showing posts with label Web Programming. Show all posts
Showing posts with label Web Programming. Show all posts

Sunday, 25 September 2016

Panduan Lengkap Install Phalcon Framework di Windows

Panduan Lengkap Install Phalcon Framework di Windows
Panduan Lengkap Install Phalcon Framework di Windows
Untuk menginstall Phalcon Framework di Windows dan menggunakannya untuk keperluan pembuatan web Anda dapat men-download DLL library Phalcon terlebih dahulu.
Selesai di download lalu extract dll kemudian copy-paste ke dalam folderxampp/php/ext, lihat gambar dibawah untuk detail.


Kemudian buka file php.ini yang ada di dalam folder xampp/php. Berikut gambar untuk detail
Tambahkan extension phalcon di php.ini seperti gambar dibawah ini :
Sekarang kita akan cek apakah phalcon framework sudah ter-install atau belum. Cukup dengan membuat sebuah file .php atau anda bisa melihat di phpinfo.

Cek dengan file .php, buat folder baru di htdocts berinama phalcon_cekkemudian buat file baru index.php berikut source code untuk cek phalcon
Baca Juga :  Free 2 Ebook Pemula Laravel Bahasa Indonesia Lengkap PDF


<?php print_r(get_loaded_extensions()); ?>
Buka browser dan jalankan http://localhost:8080/phalcon_cek/ maka akan terlihat seperti ini jika phalcon sudah ter-install



Selamat Anda telah selesai meng-install phalcon :)

Salam Terraligno

Thursday, 22 September 2016

Source Code Login, Register, dan Logout Script

Source Code Login, Register, dan Logout Script  - www.terraligno.com
Source Code Login, Register, dan Logout Script  | image from www.ilmuwebsite.com
Saya yakin teman-teman sekalian pasti sudah tahu tentang Register, login, dan logout. Atau mungkin juga ada sebagian teman yang belum terlalu paham. Baiklah, Saya akan menjelaskan secara singkat saja yah.. Biasanya pada saat kita memasuki sebuah situs, kita diwajibkan untuk login terlebih dahulu. 

Baca juga : Source Code PHP CRUD Dalam Satu Halaman (AJAX)

Tetapi sebelum login, kita harus mendaftar dulu nama, email, dan password yang kita inginkan untuk login nantinya. Baiklah, saya akan langsung menjelaskan scriptnya.
Dalam contoh kali ini, saya membuat register, login, dan logout dalam 6 buah script.
Yakni :
  1. Index.php
  2. Config.php
  3. Daftar.php
  4. Daftar2.php
  5. Login.php
  6. Dan logout.php
Pertama -tama yang harus dilakukan tentu saja adalah membuat database-nya terlebih dahulu.
Buatlah database dengan nama ?reglog?. Lalu buat table dengan nama ?members?. Lalu masukkan
field berikut:
“Id” type = bigint(20)
“nama” type = varchar(50)
“email” type = varchar (50)
“password” type = varchar(8)
Jika sudah, masukkan script berikut :
Ini untuk mengkoneksikan dengan database…
Config.php

<?php
$host = "localhost";
$user = "root";
$pass = "";
$db = "reglog";
$table = "members";
$connect = mysql_connect($host,$user,$pass) or die("Gagal konek");
$pilih_db = mysql_select_db($db) or die("Database tidak ada");
$cookie_nama = $_COOKIE['nama'];
?>
Index.php

<?php include("config.php"); 
if($_GET['register'])
{
include("daftar.php");
exit;
}
if($_GET['register2'])
{
include("daftar2.php");
exit;
}
if($_GET['login'])
{
include("login.php");
exit;
}
?>
<style type="text/css">
<!--
.style1 {color: #FFFFFF}
.style2 {color: #0000FF}
-->
</style>
<p>
<?php
if($_GET['logout'])
{
print "Anda telah berhasil logout !<p>";
}
?>Welcome
<?php
$cookie_nama = $_COOKIE['nama'];
print "$cookie_nama";
?> [<a href="logout.php" class="style2">Logout</a>] </p>
<p>Klik <a
href="index.php?register=masukkan%20nama,email,dan%20password%20untuk%20daftar"
class="style2">disini</a> untuk register </p>
<form name="form1" method="post" action="index.php?login=success">
<table width="400" border="0">
<tr bgcolor="#999999">
<td colspan="2"><span class="style1">Login</span></td>
</tr>
<tr bgcolor="#CCCCCC">
<td>User : </td>
<td><input name="user" type="text" id="user"></td>
</tr>
<tr bgcolor="#CCCCCC">
<td>Password : </td>
<td><input name="password" type="password" id="password"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"> </td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"><input type="submit" name="Submit" value="Login !"
style="background -color:#CCCCCC "></td>
</tr>
</table>
</form>
<p> </p>
<?php mysql_close($connect); ?>
Daftar.php

<style type="text/css">
<!--
.style3 {font-size: 24px}
-->
</style>
<form name="form1" method="post" action="index.php?register2=success">
<table width="400" border="0">
<tr>
<td colspan="2"><span class="style3">Register</span></td>
</tr>
<tr>
<td>Nama : </td>
<td><input name="nama" type="text" id="nama"></td>
</tr>
<tr>
<td>Email : </td>
<td><input name="email" type="text" id="email"></td>
</tr>
<tr>
<td>Password : </td>
<td><input name="password" type="password" id="password"></td>
</tr>
<tr>
<td >Confirm Password : </td>
<td><input name="c_password" type="password" id="c_password"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"> </td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"><input type="submit" name="Submit" value="Register"></td>
</tr>
</table>
</form>
<?php mysql_close($connect); ?>
Daftar2.php

<?php
$nama = $_POST['nama'];
$email = $_POST['email'];
$password = $_POST['password'];
$c_password = $_POST['c_password'];
if($password != $c_password)
{
print "<script>alert('Konfirmasi password harus sama dengan password !');
javascript:history.go(-1);</script>";
exit;
}
if((!empty($nama)) && (!empty($email)) && (!empty($password)))
{
$query = mysql_query("INSERT INTO $table (nama,email,password)
values ('$nama','$email','$password');");
print "Registrasi success<br><a href=index.php><font color=blue>Back to
Home</font></a>";
}
else
{
print "<script>alert('Maaf, tidak boleh ada field yang kosong !');
javascript:history.go(-1);</script>";
}
?>
<?php mysql_close($connect); ?>
Login.php
<?php
$user = $_POST['user'];
$password = $_POST['password'];
$query = mysql_query("SELECT * FROM $table where nama='$user'");
$result = mysql_fetch_array($query);
$row = mysql_num_rows($query);
if(($user == "") && ($password == ""))
{
print "<center>Anda belum memasukkan username dan password !";
exit;
}
if($row != 0)
{
if($password != $result['password'])
{
print "<center>Password salah !";
}
else
{
setcookie("nama",$user);
print "<center>Anda telah berhasil login dengan nama
$user<br><a href=index.php><font color=blue>Back to home</a>";
}
}
else
{
print "<center>Maaf, Username tidak terdaftar !<br>Silahkan daftar dulu
<a href='index.php?register=masukkan nama,email,dan password untuk daftar'><font
color=blue>disini</a></font>";
}
?>
<?php mysql_close($connect); ?>
Logout.php

<?php
setcookie("nama","");
header("Location: index.php?logout=success");
?>

Notes :
Bila anda berhasil, maka pada saat anda telah mendaftar dan login sebagai nama yang anda daftarkan, maka pada halaman index akan tampil nama anda disamping teks welcome.
Download Ebooknya disini -> Download Semua Ebook Tutorial PHP
Download sourcenya Disini
Salam Terraligno

Saturday, 17 September 2016

Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing

Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing
Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing | image from https://www.apachefriends.org/
xampp ialah suatu piranti lunak yg berisi paket distribusi yg dimanfaatkan buat kepentingan suatu website server. suatu website server sendiri penting dimanfaatkan buat menjalankan suatu situs dinamis atau berhubungan dgn database. dari pada kamu menginstall satu persatu package yg dibutuhkan sehingga dgn ada nya suatu software seperti xampp ini bakal amat menunjang tugas kamu. (Untuk Jelasnya silakan lihat di https://id.wikipedia.org/wiki/XAMPP) xampp sendiri terdiri atas sekian banyak komponen yakni :

  1. Apache
  2. MariaDB
  3. PHP
  4. Perl

Cara Install Xampp Di Windows

  • download aplikasi xampp terbaru pada situs resminya www.apachefriends.org
  • double klik aplikasi xampp yang baru anda download tadi, lalu nanti akan muncul seperti ini
Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing
  • Selanjutnya pilih bahasa. Pilih yang Bahasa Inggris (English). Klik OK.
  • Kadang pada proses ini muncul pesan error. Jika ada, abaikan saja dan lanjutkan dengan klik OK dan YES.

Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing


  • Berikutnya akan muncul jendela yang isinya meminta Anda menutup semua aplikasi yang sedang berjalan. Jika semua aplikasi sudah ditutup, maka klik tombol Next.
Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing

  • Selanjutnya Anda akan diminta untuk memilih aplikasi yang mau diinstal. Centang saja semua pilihan dan klik tombol Next.
Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing
  • Kemudian Anda akan diminta untuk menentukan lokasi installer. Secara default akan diarahkan ke lokasi c:\xampp. Namun jika Anda ingin menyimpannya di folder lain bisa klik browse dan tentukan secara manual folder yang ingin digunakan. Jika sudah selesai, lanjutkan dan klik tombol Install.
Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing


  • Tunggu beberapa menit hingga proses intalasi selesai. Jika sudah muncul jendela seperti di bawah ini, klik tombol Finish untuk menyelesaikannya.
Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing

  • Berikutnya, akan muncul jendela dialog seperti gambar di bawah ini yang menanyakan Anda apakah mau langsung menjalankan aplikasi XAMPP atau tidak. Jika ya, maka klik YES.
Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing
  • selesai

Cara Menjalankan Xampp

setelah berhasil melakukan tahapan instalasi maka kita akan mencoba menjalankan xampp yang telah berhasil kita install tadi. Baca Juga : Source Code CRUD OOP php Sederhana Simple
  • Bukalah aplikasi XAMPP, bisa melalui Start Menu atau Desktop, dan klik icon XAMPP. Atau, jika Anda membukanya begitu proses instalasi selesai maka klik Yes seperti yang terlihat pada gambar di atas.
  • Setelah terbuka, silahkan klik tombol Start pada kolom Action sehingga tombol tersebut berubah menjadi Stop. Dengan mengklik tombol tersebut, artinya itulah aplikasi yang dijalankan. Biasanya jika saya menggunakan XAMPP, yang saya start hanyalah aplikasi Apache dan MySQL, karena saya tidak memerlukan aplikasi seperti Filezilla, dan lain-lain.
Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing
Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing

  • Sekarang bukalah browser kesukaan Anda, dan coba ketikkan http://localhost/xampp di address bar. Jika muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, maka tahapan instalasi telah berhasil.

Panduan Lengkap Instalasi XAMPP Pada Windows Gak Pake Pusing


Selamat, akhirnya Anda berhasil menginstal aplikasi XAMPP. Sekarang komputer Anda sudah berfungsi seperti server dan bisa menjalankan aplikasi-aplikasi berbasis web. Baca juga : Free 2 Ebook Pemula Laravel Bahasa Indonesia Lengkap PDF

Tips Penting Yang Wajib Anda Tau

Aku sendiri terkadang menginstall xampp kepada partisi D. factor ini aku laksanakan supaya data aku terus aman apabila partisi C bermasalah maka kita g mampu masuk ke windows. & pula tak butuh capek lakukan backup seandainya mau melaksanakan install ulang. mudah-mudahan berguna.
Salam terraligno

Wednesday, 22 June 2016

Pengertian Tipe Data Array pada PHP dan Contoh Penggunaaan array

Pengertian Tipe Data Array pada PHP dan Contoh Penggunaaan array
Pengertian Tipe Data Array pada PHP dan Contoh Penggunaaan array
Dalam tutorial php kali ini, kita akan membahas tentang tipe data array. Pada kebanyakan variabel dengan tipe dengan tipe data tertentu, hanya membolehkan satu variabel untuk menampung satu data (nilai). Nah, apakah mungkin sebuah variabel menampung banyak data ?. Tentu saja hal ini dimungkinkan apabila kita mengset sebuah variabel dengan tipe data array. Pelajari Terlebih Dahulu Memahami Tipe Data Boolean pada PHP

Apa itu Array ?

Suatu struktur data yang dapat menyimpan banyak nilai dalam sebuah variabel. Array tersebut dapat diibaratkan sebagai sebuah ruang yang kemudian disekat-sekat. Pada kebanyakan bahasa pemrograman, array harus berisi kumpulan data yang tipe data sejenis. Pada pemrogragraman PHP, dalam sebuah variabel array dapat memiliki tipe data lebih dari satu. Baca Juga : Pengertian Tipe Data Array pada PHP dan Contoh Penggunaaan array

Perhatikan Gambar.1 dibawah ini :
Gambar.1
Pada Gambar.1 kita memiliki sebuah array yang memiliki panjangnya 23. Masing-masing nilai pada array disebut elemen, dan untuk mengakses elemen menggunakan index.

Index pada array dapat berupa numerik  yang disebut dengan index numerik dan bisa juga berupa label/nama yang biasa disebut dengan index associatif.

Index numerik pada sebuah array selalui dimulai dari 0, jadi jika ingin mengakses sebuah elemen, misal : elemen P berada pada index-0. Elemen I berada pada : index-6, dan index-21. Karakter kosong seperti pada index ke-5, index 17 juga dianggap sebagai elemen.

Inisialisasi Array

Untuk memberi nilai array (inisialisasi array) dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
$nama = array("Dono","Doni","Dina","Wati");
Cara inisialisasi diatas membuat variabel $nama menjadi array berindeks numerik, dimana indexnya dimulai dengan angka 0 seperti tabel dibawah ini :
0123
DonoDoniDinaWati

Jika kita ingin membuat sebuah variabel array berindex associatif, maka indexnya harus berupa label seperti contoh dibawah ini :
$nama = array("Dono"=>"08126767","Doni"=>"08116762","Dina"=>"08524545","Wati"=>"08571234");
Array index associatif diatas dapat dideskripsikan seperti tabel dibawah ini :
DonoDoniDinaWati
08126767081167620852454508571234


Mengakses elemen array index numerik

Untuk mengakses elemen array yang berindex numerik pada index tertentu, kita langsung menggunakan nilai indexnya seperti contoh dibawah ini :
<?php
$nama = array("Dono","Doni","Dina","Wati");
//mencetak index 0
echo $nama[0];
echo"<br>";

//mencetak index 2
echo $nama[2];
?>
Outputnya :
Dono
Dina
Seperti contoh program diatas, kita langung menggunakan indexnya untuk mengakses pada elemen tertentu. Jika kita ingin mengakses elemen Wati, maka berada pada index 3.

Baca Juga : Pengertian dan Jenis-jenis Tipe Data pada PHP

Jika seandainya kita ingin mencetak keseluruhan nilai dalam array, kita bisa menghitung panjang array terlebih dahulu dengan keyword count(), kemudian dengan bantuan looping, kita mencetaknya satu persatu, seperti contoh dibawah ini :
<?php
$nama = array("Dono","Doni","Dina","Wati");

for($i=0;$i<count($nama);$i++)
{
 echo "Index ke $i adalah $nama[$i]";
 echo"<br>";
}
?>
Outputnya :
Index ke 0 adalah Dono
Index ke 1 adalah Doni
Index ke 2 adalah Dina
Index ke 3 adalah Wati
Untuk mencetak nilai array secara keseluruhan dapat juga menggunakan model perulangan foreach.


Mengakses elemen array index associatif

Untuk mengakses elemen array index associatif, kita langsung menggunakan nama labelnya seperti contoh dibawah ini :
<?php
$nama = array("Dono"=>"08126767","Doni"=>"08116762","Dina"=>"08524545","Wati"=>"08571234");

echo $nama["Dono"]."<br>";
echo $nama["Doni"]."<br>";
echo $nama["Dina"]."<br>";
echo $nama["Wati"];
?>
Outputnya :
08126767
08116762
08524545
08571234

Jika seandainya kita ingin mencetak keseluruhan nilai pada array associatif kita dapat menggunakan keyword list dan each seperti contoh dibawah ini :
<?php
$nama = array("Dono"=>"08126767","Doni"=>"08116762","Dina"=>"08524545","Wati"=>"08571234");

while(list($index, $nilai)=each($nama))
{
 echo "Index ke $index berisi $nilai";
 echo"<br>";
}
?>
Outputnya :
Index ke Dono berisi 08126767
Index ke Doni berisi 08116762
Index ke Dina berisi 08524545
Index ke Wati berisi 08571234
Jika kita perhatikan contoh diatas, maka list akan mengurutkan index associatif yang mana tiap-tiap label akan disimpan pada variabel $index dan isinya disimpan dalam variabel $nilai. Baca Juga : Memahami Tipe Data Null pada PHP

Untuk mencetak keseluruhan nilai array associatif dapat juga dilakukang dengan looping foreach.

Salam Terraligno

    Monday, 20 June 2016

    Memahami Tipe Data Boolean pada PHP

    Source Code Script PHP Watch Movies Dari codecanyon.net
    Source Code Script PHP Watch Movies Dari codecanyon.net
    Dalam tutorial dasar-dasar pemrograman PHP kali ini kita akan melanjutkan pembahasan tentang tipe data. Tipe data yang akan dibahas dalam sesi ini adalah tipe data Boolean. Penggunaan tipe data boolean juga terdapat pada bahasa pemrograman lainnya, seperti pada bahasa pemrograman java, bahasa pemrograman C++, bahasa pemrograman python dan bahasa pemrograman lainnya.

    Apa itu tipe Boolean ?

    Tipe data Boolean merupakan tipe data yang paling sederhana, karena hanya memiliki dua nilai yaitu : True dan False. Penulisan nilai True dapat  False bersifat case insensitive, yang artinya penulisanya dapat berupa huruf kecil, huruf besar ataupun gabungan : true, TRue, TRUE, FaLSE, faLSe dsb.


    Kegunaan tipe data Boolean 

    Tipe data boolean ini sangat sering dimanfaatkan dalam sebuah logika pemrograman yang membutuhkan perbandingan misal dalam conditional statement, karena fungsinya yang mengfilter suatu statement untuk mengizinkan atau tidak dalam mengakses statement berikutnya.
    <?php  
    $tinggi=100;  
    $lebar=50;  
    if ($lebar <= 60)  
    {  
    echo "Lebar seharusnya lebih besar dari 60";  
    }  
    ?>


    Penulisan tipe data Boolean

    Seperti yang telah diutarakan diatas, penulisan tipe data boolean hanya memiliki dua nilai : True atau False. 

    Untuk mencetak nilai tipe data boolean dapat kita gunakan keyword var_dump() seperti contoh dibawah ini :
    <?php
    $var1=True;
    $var2=TRUE;
    
    $var3=False;
    $var4=FALSE;
    
    var_dump ($var1);echo "<br>";
    var_dump ($var2);echo "<br>";
    var_dump ($var3);echo "<br>";
    var_dump ($var4);echo "<br>";
    
    ?>
    Outputnya :
    bool(true)
    bool(true)
    bool(false)
    bool(false)

    Disamping var_dump(), kita juga dapat mencetak nilai tipe data boolean dengan keyword echo seperti contoh dibawah ini :
    <?php
    $var1=True;
    $var2=TRUE;
    
    $var3=False;
    $var4=FALSE;
    
    //Utk nilai true
    echo $var1."<br>";
    echo $var2."<br>";
    
    //Utk nilai false
    echo $var3."<br>";
    echo $var3."<br>";;
    ?>
    Outputnya :
    1
    1
    Mencetak nilai tipe data boolean dengan keyword echo hanya dapat mencetak nilai True yang diwakili dengan numerik 1. Sedangkan untuk nilai tipe data boolean False tidak ditampilkan apa-apa.

    Mencetak nilai boolean sangat jarang digunakan, seperti yang tertera dipenjelasan atas bahwa tipe data boolean ini sering digunakan dalam conditional statement:
    <?php
    $var1=100;
    $var2=50;
    
    if($var1 > $var2)
    {
     echo"Nilai $var1 lebih besar dari $var2";
     echo "<br>";
     var_dump($var1 > $var2);
    }
    else
     echo"Nilai $var1 lebih kecil dari $var2";
    ?>
    Outputnya :
    Nilai 100 lebih besar dari 50
    bool(true)
    Jika kita perhatikan logika seleksi if (conditional statement), bahwa kita dapat mencetak Nilai 100 lebih besar dari 50 jika pernyataan if($var1 > $var2) bernilai benar. Hal ini dibuktikan dengan mencetak nilai tipe boolean dari pernyataan if($var1 > $var2) dengan menggunakan var_dump($var1 > $var2).

    Baca Juga :