Showing posts with label Blender. Show all posts
Showing posts with label Blender. Show all posts

Friday, 15 January 2016

Update - Setelah Sekian Lama Istirahat Membuat Tutorial

www.unity3d.com

Yo semua vcg di sini. setelah beberapa waktu break karena mimin sakit cukup lama ditambah leptop rusak, alhamdulillah berkat do'a dari kalian semua mimin udah sembuh dan bisa lanjut bikin tutorial.

Mulai 2016 mimin udah migrasi ke Unity versi 5.2, dan untuk Blender udah menggunakan versi 2.76b versi terbaru dari Blender per tanggal 15 januari 2016.

Untuk melihat kelebihan dan kekurangan dari versi terbaru ini, sudah banyak artikel yang menjelaskan atau bahkan di web resminya sudah dijabarkan, jadi mimin akan langsung aja meneruskan membuat tutorial yang tertunda.

Thursday, 8 October 2015

Blender Tutorial Indonesia : Baking Textures


Tutorial kali ini tentang bagaimana cara menggabungkan banyak texture menjadi satu texture. Trik ini merupakan trik penting yang wajib dikuasai untuk membuat game apalagi jika seorang "Single Fighter Developer" yang artinya semua dilakukan sendiri mulai dari Desain Game, Desain 3D, Musik, Script, Logika , Analis Sistem, QA dll semua dilakukan sendiri.



MULAI


Jadi gini, biasanya setelah membuat sebuah objek di blender pastinya membuat banyak tektur yang berbeda , contoh kalo bikin rumah mulai dari texture Genteng, dinding, Halaman, jendela dan lainnya pasti membuat lebih dari 1 textur kan , nah dengan teknik baking texture,  jika selesai membuat model 3D nya lebih efisien dan mudah di edit di engine game jika dijadikan satu texture saja.



Seperti biasa setelah dibuat new project akan ditampilkan 1 kubus, vcg akan menggunakan kubus sebagai media pembelajaran kali ini.




Buat 2 buah jendela kerja dengan menggeser 3 "garis miring" di pojok kanan atas. Jendela kedua ubah menjadi UV/ Image Editor.




1. Masuk ke edit mode
2. Tekan A untuk menyeleksi seluruh bagian kubus sehingga berwarna kuning.
3. Tekan U pilih Smart UV Project.
4. Klik OK





Kemudian buat Image Baru untuk menyimpan texture2 yang digunakan. Klik "new" beri nama sesuai selera.




Saatnya memberi banyak texture ke objek cube.
1. Masuk ke komponen "Texture"
2. Klik tanda +
3. Klik New image kemudian beri warna.





Oke vcg sudah memberi 3 warna solid (Red, Blue, Green).




Tahap selanjutnya adalah memberi warna pada bagian sisi kubus sesuai selera. Seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diberi warna dengan klik kanan, kemudian pilih texture yang akan digunakan dan klik "Assign" untuk menempelkan texture.





Hasil yang vcg buat seperti gambar di atas.





Sekarang baru tahap "Baking Textures" dimana semua texture yang ada pada kubus akan dipindahkan ke image yang sudah dibuat di jendela "UV/ Image".

1. Masuk ke Fungsi Render
2. Pada menu "Bake" ubah Bake Mode menjadi Texture karena yang akan diambil hanya texture solid milik si Kubus.
3. Tekan bake, tunggu beberapa saat sampai texture image dibuat.





Jika sudah tinggal simpan texture tersebut untuk digunakan di engine game.
1. Klik Image di UV/Image Editor
2. Pack As PNG, merubah ekstensi image
3. Save Image As.
4. Selesai




Dan hasilnya seperti gambar di atas, 1 buah image dari gabungan beberapa texture.




SELESAI

Thursday, 17 September 2015

Unity Tutorial Indonesia : Import Model 3D + Animasi dari Blender ke Unity [remake 4/4]




MULAI

Part 4, part terakhir akan menjelaskan bagaimana Animasi yang sudah dibuat dan diatur dapat dijalankan menggunakan listing program C# Script.





Buat C# Script baru, klik kanan - Create - C# Script. Ubah nama menjadi "SatuAnimasiScript" atau bebas sesuai selera.





Tambahkan script dan Animator Controller "Satu AC" ke Model 3D yang sudah dibuat.

Double Click script "SatuAnimasiScript" dan tambahkan script dibawah :

A. SatuAnimasiScript.cs

using UnityEngine;
using System.Collections;

public class SatuAnimasiScript : MonoBehaviour {

                Animator anim;
               
                void Awake(){
                                anim = GetComponent<Animator>();
                }
               
                void Update(){
                                if(Input.GetKeyDown(KeyCode.O)){
                                                anim.SetTrigger("Animasi Jalan");
                                }
                               
                                if(Input.GetKeyDown(KeyCode.P)){
                                                anim.SetTrigger("Animasi Lari");
                                }
                }

}




Jalankan game dan coba tekan O untuk menjalankan animasi "Jalan" dan P untuk animasi "Lari".



SELESAI




Penjelasan Script SatuAnimasiScript.cs

Penjelasan dari script di atas sudah pernah dibahas pada tutorial Animator Menjalankan Animasi di Unity

Unity Tutorial Indonesia : Import Model 3D + Animasi dari Blender ke Unity [remake 3/4]


Tutorial lanjutan dari tutorial Unity Tutorial Indonesia : Import Model 3D + Animasi dari Blender ke Unity [remake 2/4] .




MULAI

Part 3 akan menjelaskan bagaimana animasi diatur dan dihubungkan antar animasi menggunakan Animator Controller .




Langkah awal adalah atur ukuran objek, ubah Scale factor dari 0.01 menjadi 1 atau sesuai selera. Alasan tidak mengubah scale scara langsung dari unity karena akan berdampak buruk pada animasi objek, jadi digunakan scale factor.




Kemudian masukan objek ke jendela game atau hirarki.




Saatnya mengatur hubungan setiap animasi pada objek, klik objek yang ada di Folder "Model - Model - Animasi". Lihat inspektor - Animation.




Pada bagian clip akan ada 2 paket animasi, gunakan paket "Default Take" dan hapus paket "Action" dengan mengklik tombol "-".




Tahap selanjutnya adalah memisahkan animasi yang ada pada paket "Defaul Take".

Klik Default Take dan ubah nama menjadi "Jalan", tahap ini adalah tahap memisahkan animasi pertama yaitu "Animasi Jalan". 

Atur frame yang digunakan hanya untuk animasi "Jalan".

Atur Loop Time, jika diceklis artinya animasi akan terus berputar sampai ada event yang memberikan perintah agar animasi berhenti.





Setelah animasi jalan dipisahkan, selanjutnya memisahkan animasi "Lari", klik tombol "+" maka akan muncul kembali paket "Default Take", gunakan cara yang sama seperti animasi "Jalan" untuk membuat animasi "lari".

Jika sudah klik "Apply".





Lihat pada model 3D terdapat 2 animasi yang sudah dipisah.




Buat Animator Controller, klik kanan - Create - Animator Controller.
Animator Controller digunakan untuk mengatur keterhubungan tiap-tiap animasi.




Ubah nama AC menjadi "Satu AC" dan buka jendela Animator.




Klik terlebih dahulu "Satu AC" untuk membuka jendela kerja Animator.

1. Masukkan 2 animasi yang sudah dibuat ke jendela Animator.
2. Buat animasi kosong pada jendela animator dengan cara Klik kanan - Create State - Empty - Ubah nama menjadi "Animasi Awal".

Alasan pembuatan animasi kosong ini agar Animasi "Jalan" dan "Lari" tidak dimainkan secara otomatis ketika game dijalankan.




Klik kanan pada "Animasi Awal" pilih "Set As Default", ini artinya animasi yang akan dijalankan pertama kali ketika game di Play adalah animasi kosong ini.




Tahap selanjutnya adalah buat keterhubungan setiap animasi.
Klik kanan "Any State" - Make Transition - arahkan garis panah ke animasi "Jalan" dan "Lari".




Jika sudah, buat 2 buah parameter berjenis "Trigger" dan beri nama sesuai selera.

Ada 4 jenis parameter, alasan penggunaan Trigger adalah nantinya animasi akan dijalankan setelah suatu event terjadi sebelumnya. Event bisa berupa penekan pada tombol keyboard/ mouse.




Tahapan terakhir pada tutorial ini adalah menambahkan parameter tadi ke animasi dengan cara :
1. klik panah yang menghubungkan ke animasi
2. pilih parameter sesuai dengan kondisi pada animasi.

Sebagai contoh panah yang menghubungkan ke animasi "jalan" diberi parameter "Animasi Jalan". Jika sudah tambahkan juga pada animasi lain.




Part 4 akan menjelaskan bagaimana animasi yang sudah dibuat dapat dijalankan menggunakan listing program.

Wednesday, 16 September 2015

Unity Tutorial Indonesia : Import Model 3D + Animasi dari Blender ke Unity [remake 2/4]





MULAI

Part 2 akan membahas bagaimana proses pembuatan animasi dan proses import objek dari Blender ke Unity.





Tambahkan jendela kerja "DopeSheet" dengan cara :
1. Arahkan kursor ke pojok kiri bawah sampai menyentuh 3 Garis miring.
2. Kursor akan berubah menjadi "+" klik dan tekan klik kiri kemudian tarik ke atas.





Pada DopeSheet :
1. Ubah mode menjadi "Action Editor"
2. Klik "new" untuk membuat animasi baru
3. Klik tombol merah agar nantinya point-point animasi secara otomatis disimpan di DopeSheet





Klik tulang dan masuk ke "Pose Mode".




Buat beberapa animasi pada 1 Aksi Animasi, vcg menyebutnya paket animasi.
Disini vcg membuat 2 animasi di dalam 1 paket yaitu animasi jalan (1) dan animasi lari (2).





Jika sudah selesai membuat animasi, tahap selanjutnya adalah eksport model3D + animasi dari Blender.
Klik File - Export - Autodesk FBX.




Buat folder baru klik "Create New Directory" dan simpan model di dalam folder .
Vcg membuat folder Model + Animasi.




Buat Folder baru di Unity dengan nama "Model" dan masukan folder "Model + Animasi" ke folder "Model". Bisa dengan cara Drag n Drop atau copy paste secara manual. Tahap kedua selesai.



Part 3 akan menjelaskan tentang pengaturan dasar Animasi pada Unity.



Unity Tutorial Indonesia : Import Model 3D + Animasi dari Blender ke Unity [remake 1/4]


Wokee, langsung aja ya. Dalam membuat sebuah game ada 3 jenis model atau objek yang umum digunakan, Model 2 Dimensi, Model Semi 3 Dimensi dan Model 3 Dimensi.

Penambahan model atau objek sangat penting dalam sebuah game selain memberi kesan unik tapi juga bikin menarik. Nah tutorial kali ini adalah remake dari tutorial yang sama dimana tutorial sebelumnya belum full dalam memberikan penjelasan setiap bagian.



MULAI

Tutorial part 1 akan dibahas pembuatan model dan penambahan tulang (Rigging) pada model 3D.





Buat sebuah model 3D bebas sekereatif mungkin, model yang vcg bikin adalah model abstrak, jadi model ini tidak direncanakan hasilnya seperti itu (mengikuti alur pembuatan).






Tambahkan "Single Bone" agar nantinya model dapat digerakan melalui tulang tersebut.

Pada Mode "Object" tekan SHIFT A - Armature - Single Bone.




Klik Z agar objek menjadi tembus pandang. Kemudian Klik kanan pada tulang dan atur posisi tulang dengan perintah G, arahkan kursor ke menu "Object Data" berikan ceklis pada kotak "X Ray".

X Ray digunakan agar objek tulang dapat terlihat meski model 3D tidak dibuat tembus, untuk mencobanya tekan Z kembali.




Tambahkan tulang baru dengan klik kanan pada ujung tulang kemudian tekan "E" dan tarik untuk menambah panjang. Tambahkan beberapa tulang dan atur agar sesuai dengan bagian yang ingin digerakan.

Ingat penambahn tulang hanya bisa dilakukan di "Edit Mode".





Sisi sebelah kiri objek sudah selesai diberi tulang, untuk sebelah kanan cukup duplikat tulang yang sudah jadi.





1. Klik kanan 1 tulang , klik A untuk menyeleksi seluruh tulang (warna kuning).
2. Kemudian tekan SHIFT + D untuk menduplikat, jika sudah coba gerakan mouse maka duplikat dari tulang dapat terlihat.
3. Klik kanan untuk membatalkan perintah perpindahan tulang baru. Maka posisi tulang akan kembali ke posisi semula.





1. Masih diseleksi duplikat tulang, Klik Armature - Flip Names, ini digunakan untuk memberi nama tulang baru.
2. Klik armature - Mirror - X Global, digunakan agar rotasi tulang berubah.

Jika sudah dan jika posisi tulang masih belum pas, atur kembali agar pas dengan posisi sebelah kanan objek.




Hasilnya seperti gambar di atas.




Tahap selanjutnya adalah menggabungkan model 3D dan Tulang dengan cara :
1. Masuk ke "Object Mode".
2. Klik kanan model 3D terlebih dahulu, untuk menyeleksi Model 3D.
3. klik SHIFT + Klik kanan pada tulang untuk menyeleksi tulang.
4. Klik CTRL + P, kemudian pilih "With Automatic Weight".
5. Jika tidak ada error penggabungan berhasil.




Sekarang uji coba ketika tulang dirotasi apa objek ikut bergerak ?
1. Klik Kanan Tulang.
2. Masuk Ke "Pose Mode", pose mode hanya dapat diakses ketika salah satu tulang diseleksi
3. Klik kanan kembali salah satu tulang , kemudian tekan R untuk merotasi
4. Jika objek ikut berotasi, tahap pertama berhasil.


PART 2 : Import Model 3D + Animasi dari Blender ke Unity [remake 2/4]

Part 2 akan menjelaskan bagaimana Animasi pada objek dibuat dan proses import Model + Animasi dari Blender ke Unity.