Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

Wednesday, 11 May 2016

Video Tutorial PHP Login tanpa database

Video Tutorial PHP Login tanpa database, untuk website tentunya memiliki backend, tampilan belakang. sama halnya dengan rumah. Tampilan di luar dan dalam pastinya berbeda. Untuk masuk kedalam harus melewati pintu, pintu tersebut biasanya punya kunci agar tidak bisa orang lain masuk.

Sama halnya dengan website, kita punya kunci yang disebut dengan password, biasanya ada tempat khusus untuk kunci, anggap saja tas/dompet(database).

Berikut ini adalah beberapa video panduan bagaimana membuat login tanpa database, walaupun kita tidak punya tas kita masih bisa menyimpan kunci kan? jadiin liontin kalung :D

Jika mau melihat bagian 2,3 dan 4 silahkan menuju link youtube Video Tutorial PHP Login tanpa database 

Friday, 5 February 2016

Panduan belajar PHP HTML CSS dari awal sampai mahir

Panduan belajar PHP HTML CSS dari awal sampai mahir, dengan kemajuan zaman kita harus di tuntut untuk mengenal komputer. Komputer merupakan ilmu basic yang harus di miliki oleh kita di masa yang akan datang, percayalah. :D
Panduan belajar PHP HTML CSS dari awal sampai mahir
Salah satu ebook untuk yang sudah mahir :D

Didalam komputer ada banyak ilmu yang bisa kita pelajari,yaitu pemrograman. Pemrograman ada banyak jenisnya, misalnya saja visual basic. Aplikasi ini saya sering sebut aplikasi desktop. Kita tidak akan membahas aplikasi desktop. pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi bagaimana cara mudah belajar php html css. Semuanya termasuk didalam pemrograman website.

Pemrograman website juga banyak sob, bukan php saja. Ada juga yang namanya ASPX, Python dan lainnya.

Panduan belajar PHP HTML CSS dari awal sampai mahir

Tidak ada panduan yang paling ampuh, namun saya punya tips dan trik berdasarkan pengalaman bagaimana belajar php agar lebih mudah dipahami. Berikut saya akan uraikan to do list yang bisa sobat ikuti, semoga saja menjadi programmer yang handal.


Web Tempat belajar php html dan css

Yang namanya ilmu komputer mungkin tidak ada yang instan, jadi anda harus di tuntut belajar. Banyak website yang membahas tentang pemrograman website.

  • www.w3schools.com
W3Schools adalah situs web developer informasi, dengan tutorial dan referensi yang berkaitan dengan topik pengembangan web seperti HTML, CSS, JavaScript, PHP, SQL, dan JQuery.

Situs ini mendapatkan namanya dari singkatan untuk World Wide Web; W3 adalah numeronym dari WWW. W3Schools tidak berafiliasi dengan W3C.

Hal ini dibuat dan dimiliki oleh Refsnes data, pengembangan perangkat lunak milik keluarga Norwegia dan perusahaan konsultan.

Situs ini menyediakan panduan referensi yang mencakup banyak aspek pemrograman web, termasuk teknologi seperti HTML, XHTML, CSS, XML, JavaScript, PHP, ASP, SQL dll

W3Schools menyediakan ribuan contoh kode. Dengan menggunakan editor online yang disediakan, pembaca dapat mengedit contoh dan mengeksekusi kode eksperimental.

Berita, Artikel, dan Tutorial seputar Ilmu Komputer : Tutorial Belajar HTML, Tutorial Belajar MySQL, CSS, PHP, Javascript, dan Jquery.


Blog yang membagikan source code php secara gratis, sebagian :D

  • Youtube
Saya lebih suka menonton ketimbang membaca, jadi bagi sobat yang lebih suka menonton tutorial php pemula / beginner. Coba lihat tutorial php untuk pemula berikut ini.



Ebook Panduan belajar PHP HTML CSS dari awal sampai mahir

Bagi sahabat yang lebih mudah memahami melalui membaca, maka saya sangat sarankan untuk membaca ebook panduan php html dan css untuk pemula.

Kesimpulan

Mungkin sobat yang baru mengenal php masih bingung harus mulai dari mana, saya mencoba menyimpulkan uraian di atas menjadi 2 bagian yang bisa sobat tempuh.

  • Bagi yang suka membaca panduan silahkan download panduan ebook php, dan berkunjung ke blog / website yang membahas tentang php, salah satunya Terraligno ini.
  • Bagi yang suka atau lebih mudah memahami melalui video silahkan mampir ke chanel youtube saya , semoga terbantu.
Selanjutnya mulailah praktek.


See u sobat, semangat belajarnnya ya.... Saya dulunya belajar php secara otodidak juga kok.

Thursday, 12 November 2015

Membuat Animasi Bendera Realistis Dengan 3DS Max

Menulis kembali tutorial disini, serasa bertemu kembali dengan teman yang udah lama banget gak ketemu. Agak kaku-kaku gimana . . . gitu .

Ya . . walaupun agak kaku dalam merangkai kata, saya tetap memaksakan membuat beberapa langkah tutorial ini, sekedar untuk membuat website ini tetap fresh dengan konten anyar. Walaupun sebenarnya tutorialnya simple, saya harap tutorial ini bermanfaat bagi yang sedang belajar.

Ok, langsung aja ya. Di Tutorial ini saya akan menjelaskan beberapa langkah untuk membuat animasi bendera yang nyaris realistis. Sebenarnya dulu-dulu saya pernah membuat tutorial tentang cara membuat animasi bendera menggunakan reactor. Tapi berhubung sekarang reactornya sudah diganti, jadi disini saya akan memperbarui caranya menggunakan tool terbaru.


Cara kerjanya masih sama, berbasis simulasi. Namun, kali ini simulasi akan berjalan langsung di viewport dan fungsi-fungsinya jauh lebih canggih dari fitur simulasi-nya reactor. Berikut adalah hasil yang saya dapatkan.


Nah, langsung aja ya gaes. Berikut tutorial nya . . .


1.    Di viewport Top, buatlah Plane dengan Length=130 dan Width=250. Atur juga nilai Length Segs=30 dan Width Segs=50.


2.    Tambahkan modifier Poly Select, lalu masuk ke mode seleksi vertex. Aktfkan use soft selection , lalu seleksi beberapa vertex yang berada di sisi kanan seperti gambar dibawah.


3.    Masih vertex dalam keadaan terseleksi, tambahkan modifier Noise. Pada parameternya, atur nilai Scale=200, aktifkan ceklis Fractal atur nilai Strength pada X=300 sehingga vertex akan terlihat kusut pada ujungnya. Untuk menonaktifkan seleksi vertex,  Tambahkan modifier Edit Poly .


4.    Ok, sekarang buatlah tiang menggunakan Cylinder diujung bendera seperti gambar dibawah.



5.    Sekarang, masukkan Wind pada panel Create > Space Warps > Wind. Drag di viewport Left seperti gambar dibawah.
 




6.    Mungin arah angin akan berlawanan dengan arah kibaran bendera. Untuk itu, gunakan Mirror tool dengan Axis=X lalu tipe Clone Selection=No Clone sehingga hembusannya menjadi searah.



7.    Tambahkan modifier Cloth pada plane, lalu di parameter, klik tombol Object Properties untuk membuka jendela Object Properties.

 

 

8.    Di jendela object properties yang muncul, seleksi objek Plane lalu pilih tipe Cloth dengan Preset Wool.


9.    Tekan tombol Add Objects lalu pada jendela baru yang muncul, pilih Cylinder dan tekan tombol Add.


10.    Pilih objek Cylinder di panel  Object in Simulation, lalu pilih tipe Collision Object. Tekan Ok untuk menutup jendela.



11.    Buka tanda plus (+) pada modifier cloth, lalu pilih Group dan seleksi 3 grup vertex seperti gambar. Di rollout Group, tekan tombol Make Group maka akan muncul jendela baru. Di jendela ini, ubah namanya menjadi kait.


;.

12.    Seleksi grup kait, lalu tekan tombol Surface dan klik pada objek Cylinder. jangan lupa nonaktifkan sub-menu Group di modifier cloth. Sekarang, ketiga vertex yang tadi terseleksi akan mengait ke objek silinder saat disimulasikan.



13.    Di rollout Simulation Parameters, aktifkan ceklis Self Collision dengan nilai 1.


14.    Seleksi objek  wind, lalu atur parameter Strength=18, Turbulence=0.2, Frequency=0.1 dan Scale=0.5.


15.    Seleksi kembali objek Plane, lalu tekan tombol Cloth Force. Di jendela force yang muncul, seleksi objek Wind yang berada di daftar kiri, lalu tekan tombol panah yang menunjuk ke kanan sehingga objek wind, sekarang pindah ke daftar kanan.



16.    Ok, tekan tombol Simulate untuk mulai Simulasi.



17.    Tambahkan modifier Turbosmooth agar mesh lebih lembut,kemudian tambahkan modifier Shell supaya plane lebih tebal.



Nah, hasilnya cukup memuaskan kan ?

Well, kalau hasilnya dirasa kurang memuaskan, anda bisa bereksperimen dengan nilai-nilai di menu properties agar kibaran bendera benar-benar terlihat nyata seperti kain. Karena ada kalanya bendera berkibar seolah terlihat tebal seperti karung goni.
Baca Juga : Tutorial Belajar Blender

Di tutorial ini, saya menggunakan preset kain wool karena dirasa paling cocok gerakannya. Namun, anda bisa mencoba menggunakan menu lain dengan setingan sendiri agar lebih paham dengan berbagai fungsi disana.

Untuk hasil diatas, saya merendernya menggunakan engine vray dengan di tambah material tentunya.  Untuk tutorial pemberian material dan rendering, nanti deh kapan-kapan saya sambung lagi.

Untuk sekarang, mungkin hanya ini saja, maaf kalau ada kata yang kurang berkenan, dan semoga bermanfaat.

Wassalam . . .

Friday, 20 March 2015

Membuat Efek Glitch dengan After Effect

Pada tutorial-tutorial After Effect sebelumnya, kita sudah membahas berbagai topik seperti animasi dasar, Composition, Menambahkan Style, sampai menggunakan Sistem Partikel.
Nah, pada tutorial kali ini, kita akan belajar cara membuat efek pada teks. Efeknya mungkin sering anda lihat, di iklan-iklan sampai intro film, yaitu efek Glitch. Efek ini membuat objek dan layar bergoyang-goyang tak tentu secara acak , menimbulkan kesan rusak.

Misalnya, seperti video dibawah. Pada intro teks diawal video, terlihat efek glitch pada teks cgrafis.


Nah, Untuk membuat efek glitch yang sederhana, silahkan ikuti tutorial dibawah:

1.    Buka After Effect, lalu buat Composition Baru pada menu Composition > New Composition.


2.    Masukkan nama Composition, atur ukuran video yang diinginkan, dan atur juga durasinya. Disini, saya mengaturnya seperti gambar dibawah.


3.    Nah, di Composition baru ini, silahkan ketikkan teks yang di inginkan. Untuk membuat teks gunakan Text Tool (Ctrl+T) lalu klik di jendela Preview.




4.    Supaya teks berada ditengah-tengah, anda bisa memunculkan Title/Action Safe berbentuk garis-garis sebagai Guide. Silahkan tempatkan teks di titik tengah garis.


5.    Di jendela Project, klik kanan lalu pilih Import > File, lalu pilih file video Screen Glitch. Jika anda belum punya video Screen Glitch, anda bisa mendapatkan salah satunya disini.


6.    Pastikan video Screen Glitch sudah muncul di jendela Project.


7.    Sekarang, drag video Screen Glitch ini ke Timeline.


8.    Pada menu Layer > New > Adjustment untuk membuat layer Adjustment baru di timeline.


9.    Di timeline, seleksi layer Adjustment lalu pilih menu Effect > Distort > Displacement Map.


10.    Di pengaturan Displacement Map ini, ubah Displacement Map Layer menjadi video Screen Glitch.


11.    Di timeline, sembunyikan layer Screen Glitch dengan mengklik ikon mata di sebelah kiri.



12.    Sekarang, coba lihat di jendela Preview. Tekan play atau tombol Spasi di keyboard. Terlihat, teks akan sedikit bergerak-gerak. Ok, sampai sini efek Glitch sudah ada, namun kurang besar . . .


13.    Kembali lagi ke parameter Displacement Map, lalu perbesar nilai Max Horizontal Displacement dan Max Vertical Displacement menjadi 40.


14.    Nah, coba play lagi dan lihat di jendela preview. Sekarang, efek Glitch tampak lebih besar.


15.    Ok, sekarang kita akan membuat efek Glitch ini sebagai Transisi atau sebagai efek perantara perpindahan teks. Untuk itu, buat lagi teks kedua menggunakan Text Tool, dimana disini saya menulis “Tutorial Komputer Grafis”.


16.    Di jendela Timeline, seleksi teks CGRAFIS, lalu geser ujung (akhir) nya sehingga hanya sampai ke detik 2 saja. Lihat Gambar . . .



17.    Sekarang, Seleksi teks kedua lalu geser ujung (awal) nya ke detik ke 2. Disini, saya membuat teks berubah dari “CGRAFIS” menjadi “Tutorial Komputer Grafis” pada detik ke-2 dengan mengatur ujung awal dan akhirnya seperti langkah diatas.


18.    Ok, sekarang langkah terakhir seleksi Adjustment Layer lalu geser ujung kiri dan kanannya mendekati detik ke-2 seperti gambar dibawah, sehingga layer ini enjadi pendek di Timeline. Pastikan bagian tengah layer ini sejajar dengan perpindahan dua layer teks, yaitu pada detik ke-2.


19.    Nah, sekarang coba play lagi animasi-nya. Hasilnya kira-kira seperti gambar dibawah . .

 
Hasilnya memang sederhana ya, mengingat disini kita hanya mengatur Nilai Max Horizontal-Vertical saja. Jika anda ingin hasil yang lebih “Greget” lagi, mungkin bisa mencoba bereksperimen dengan berbagai parameter efek Displacement Map.

Di video atas, saya menggunakan empat buah Adjustment Layer (dengan efek Displacement Map) dengan nilai Max Horizontal-Vertical yang berbeda-beda, dan menggunakan teknik Masking agar hanya bagian tertentu saja dari teks yang terkena efek Glitch. Hasilnya seperti ini:


Lebih jauh lagi, anda bisa membuat efek Glitch yang keren dan Futuristik seperti video dibawah:

Video 1
Video 2

Ya, mungkin hanya ini yang bisa saya tulis, semuga tutorial ini bermanfaat dan menambah ilmu baru buat semuanya. Terimakasih . . .

Monday, 23 February 2015

Mendapatkan SHA1 Fingerprint di Android Studio

SHA1 Fingerprint dari aplikasi Android yang kita buat sering kita butuhkan salah satunya untuk keperluan mendaftarkan aplikasi kita untuk dapat mengakses API, seringnya dari Google.

Untuk mendapatkan SHA1 Fingerprint di Android Studio, langkah pertamanya adalah membuat keystore untuk aplikasi kita. Ini bisa dilakukan sekalian membuat signed apk. Silahkan lihat postingan saya tentang membuat signed apk di Android Studio.

Setelah kita membuat signed apk, bukalah terminal di Android Studio menggunakan menu Tools > Open Terminal.

Ketikklan keytool -v -list -keystore "[nama keystore].jks". Isi nama keystore dengan nama keystore yang telah Anda buat.

SHA1 Fingerprint
SHA1 Fingerprint